The Brightest Light Battery : AF-Illumination

BAgi para penggemar SLR tentunya mengenal istilah AF Illumination. AF ILLumination adalah Cahaya bantuan yang diproduksi oleh kamera dan diparkan lurus terhadap objek yang akan difokuskan sehingga menjadi jelas titik folkusnya dimana. AF Illumination biasanya muncul ketika keadaan cahaya kurang mencukupi untuk kamera melakukan auto focus terhadap objek karena pada dasarnya kamera menentukan focus terhadap kekontrasan suatu benda/objek (oleh karena itu wajar apabila kita memotret benda yang memiliki 1 warna yang sama , kamera akan kesulitan dalam menentukan titik focus).

AF Illuminaion ini dapat di aktifkan dan di non-aktifkan pada fitur Menu. AF Iluminaion memang memiliki waktu tenggat untuk memfokuskan objek, mengeluarkan suara ketika focusing, dan mengeluarkan cahaya kekuningan Mungkin akan menjadi kurang sopan saat mengaktifkan fitur ini unuk memptret orang, kecuali dalam keadaan yang sangat memaksa—contoh: gelap.

Hal yang saya sukai dari fitur ini adalah intensitas dan cahayanya. Cahaya yang dihasilkan oleh AF Illumination cukup terang~lebih terang dari senter kebanyakan, dan mampu memiliki daya pancar yang cukup jauh. Untuk beberapa tempat, saya lebih menyukai menggunakan ini sebagai senter kaerna memberikan penerangan yang lebih efektif daripada senter untuk tempat-tempat gelap seperti gua atau terowongan. Lagi pula, jika tidak menggunakan helm ber-senter, hal ini mengurangi anyak bawaan yang dibawa fotografer. Jalan pun bahkan lebih jelas terlihat daripada menggunakan senter yang remang-remang.

Namun ternyata hal ini bukanlah tak beresiko. Ternyata—seperti kebanyakan benda digital lainnya—AF Illumination memiliki waktu habis. Baterai untuk lampu ini berbeda dari baterai kamera. Selain itu, penggunaan AF Illumination yang terlalu sering dapat memacu berkurangnya umur lampunya. Berdasarkan informasi dari seorang teman (thx to Pak Deden, dosen intermedia ITB) yang telah berbaik hati memberikan informasi ini kepada saya. Dahulu, beliau pernah mengganti baterai dan lampu AF Illumination utnuk kamera Nikon D100 miliknya. Saat itu, biaya penggantian mencapai Rp 700.000 dan itu pun belum termasuk biaya pemasangan. Hmm….cukup mahal. Apalagi saat ini D100 sudah digilas generasi lanjutannya yaiyu D300. Sayang sekali saya lupa menanyakan pada tahun berapa beliau melakukan hal itu. Tapi mungkin dapat diperkirakan ini berlangsung sekitar 4 tahun yang lalu, dimana D100 masih berjaya.

Yah, mungkin intinya sama bagi semua benda yag kita miliki : gunakan sebijak mungkin dan sesuai fungsi. Tapi jangan juga terlalu di sayang-sayang atau di hemat-hmat. Toh AF Illumination dibuat untuk memudahkan fotografer dan membantu. Apalah gunanya AF Ilumination tetap berjalan namun banyak moment terlewat karena AF-I –nya tidak diaktifkan. Gunakanlah pada saat yang tepat dan waktu yang tepat.

Recent Posts

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *