PLURK, dan potensinya sebagai media diskusi interaktif terbuka dalam situs pertemanan


Mungkin kalangan muda saaat ini sudah tak asing mendengar istilah Facebook. Belakangan, marak juga istilah PLURK atau TWITTER sebagai media pertemanan berbasis timeline yang sifatnya mene-update status kita. Ketiga web ini sering disebut juga sebagai media pertemanan (CARI ARTIKRLNYA LEBIH LANJUT)

Plurk muncul pertama kali pada May 2008. Plurk merupakan singkatan dari ‘people-orang’ dan ‘lurk-bersembunyi’. Portmanteau of ‘play’ and ‘work’, dan Acronym of peace, love, unity, respect, dan karma (wikipedia.org)sederhana, plurk memperlihatkan timeline yang bisa di update setiap saat oleh pengguna yang menggambarkan aktivias, ataupun sekedar ocehannya. Seiring dengan banyak posting dan comment ya diterima, maka ada sebuah mekanisme yang disebut dengan KARMA, dimana karma ini menunjukan nilai prestasi dari plurker, akumulasi dari berbagai aktivitas plurk-ing. Aplurk juga dilengkapi berbagai ekspresi verbal yang kini tersedia dalam berbagai macam bahasa, salah satunya bahasa Indonesia. Selain itu, Plurk juga dilengkapi dengan emoticon2 pada umumnya dan emoticon khusus yang hanya bisa didapat setelah mencapai karma tertentu. Batasan –batasan ini terdiri dari bebrapa tahap, seperti 25, 50, dan seterusnya. Apabila telah mencapai karma tertentu, maka emoticonnya kan bertambah, dan bila karmanya berkurang dari level tersebut, maka extra set-emocticonnya pun akan berkurang.

Di PLURK terdapat berbagai macam status. Ada pula tahapan yang disebut NIRVANA, dimana karma telah mencapai angak 81. Selain nirvana, ada pula award ketika mencapai jumlah friends atau fans tertentu. Friend adalah orang yg keberadaan timelinenya akan muncul dalam timelone kita sementara fans adalah plurker yang timelinenya tidak akan muncul dalam timeline kita namun tdk sebaliknya.

Artikel ini sebetulnya hanyalah sebuah pemikiran dari keberhasialn thread Plurk saya beberapa hari belakangan. Respons yang saya dapat umumnya lebih dari 20, dan ini menjadi diskusi yang menyenangkan dimana 2 atau banyak orang terlibat dapat membaca percakapan dan memberi komentar.

Lalu, apa kelebihan plurk ini? Secara simple plurk dapat diartikan terbuka-2 arah-simpel-dan interaktif. Terbuka karena sifatnya yang “your plurk will be read in whole world” yang berarti thread ini dapat dibaca oleh siapapun dibelahan dunia manapun, 2 arah- karena sifatnya seperti chatting, simple- karena dimulai dari thread2 simpel dengan jumlah karakter terbatas, bukan artikel berat yang berlembar2 tapi dimulai atas 1 premis yang menarik; dan interaktif karena selain sifatnya chatting, Plurkes-istilah orang yan gnge-plurk, akan mendapatkan notifikasi bila plurk yang dibuat atau dikomentari mendapakan komentar dari orang lain. Fitur ini berua suara “tuing2” yang berbunyi tiap saat plurk ter-update, baik itu berupa thread maupun comment. Selain itu, jumlah comment sudah terhitung secara otomatis pada ujung thread plurknya sehingga dapat terhitung secara kuantiatif (bukan kualitatif).

Sifat plurk yang terbuka bisa juga diolah menjadi terbatas yang terbuka. Istilah ini mungkin lebih akrab dianggap “private plurk” dimana hanya orang-orang tertentu saja (umumnya dari kalangan friend” yang adapat membaca thread ybs. Untuk mengindari hal2 yang tak diinginkan.) Dengan intervensi thread plurk kita ke dalam timeline orang lain, otomatis akan mengundang orang lain untuk membaca (meski tindakan selanjutnya sifatnya hanyalah rentatif).

Jika kita kaitkan dengan jejaring pertemanan sejenis, maka mungkin kekerabatan yang paling dekat adalah twitter dan facebook. Saya belum pernah mencoba twitter. Di facebook, mungkin kelebihannya adalah kita dapat menempatkan artikel pada notes sebagai bahan /landasan diskusi. Selain itu ada fitur “tag” yang dapat mengundang orang2 tertentu untuk berpendapat dan notifikasi akan didapatkan oleh orang yang terkena tag. Namun kelemahannya adalah selain tag ini saaat ini terbatas hanya untuk 30 orang, akses membaca seperti ini hanya bisa digunakan sesama pengguna facebook. Meski begitu, peserta yang comment tidak dibatasi dan pembaca bisa dibatasi dari kalangan terbatas atau dapat dibaca oleh semua pengguna facebook. Setiap notes buatan ataupun yang user komentari dan dikomentari orang lain maka akan datang notoficationnya. Notofikasi ini dapat berupa email maupun balon merah yang terdapat di ujung tampilan layar facebook. Kelemahannya, fitur ini menyatukan semua notifikasi dari unsure facebook manapun (kecuali costumize) dan tidak berbunyi. Jadi kita belum entu dan cenderung malas mencari notofokasi yg kita butuhkan.

Untuk akses semacam notes yang universal, mayoritas orang menggunakan fitur blog, baik itu myspace, bloger, blogspot, wordpress, deti, dan sebagainya. NAmun akses interaksi ang ditawarkanuntuk berdiskusi tida semaju facebook ataupu n plurk. Hal ini masih bisa disiasati dengan menambahkan widget plurk yang kini telah kompatibel untuk dipasang di berbagai blog. Namunhal ini memiliki kelemahan, yati tidak terdisplaynya comment2 yang diberikan orang lain kecuali pemilik akun plurk tersebut dalam blognya. Widget purk dib log uga tidak menampilkan jumalh comment yang diterima. Namun ini bisa menjadi 1 alternatif bagi yang blognya sering dikuncjungi.

Sistem dialog-interaktif mungkin merupakan keunggulan ang dibawa oleh program semacam Yahoo messanger, notifikasi berbunyi, memiliki thread status, dan semua pembicaraan terkelola dalam timeline yang baik. Kelemahannya, fitur ini hanya bisa berdialog antar 2 orang. Untuk membuka dilog lebih dari 2 orang maka harus menaktifkan fitur “conference”. Selain itu, meski threadnya menarik, orang tidak akan dapat membaca komentar yang ada karena itu merupakan pembicaraan terttup dan privasi, kecuali dalam suatu conference. Itu pun bila kita tergabung dalam conference. Jadi YM sifatnya lebih ke diskusi personal, terbatas, dan pribadi, sedangkan plurk bersifat terbuka, tak terbatas-terbatas, dan umum.

Selain kelebihan2 yang menjadi keunggulan plurk dibandingkan situs sejenis, ada kelebihan yang membuat plurk semakin menarik. Selain fitur karma, dan tampilan timelinenya yang berkala, ekspresi semacam “asks, says, think” adalah ekspresi2 simpel yang menggambarkan isi dari plurk itu sendiri, apakah itu pernyataan, pertanyaan, dll.

Satu kelemahan dari plurk mungkin akses yang cukup lama karena situs plurk mengunakan situs berbasis javascript dan AJAX untuk menampilkan timeline secara informative. NAmun hal ini dapt diakali dengan menggunakan tampilan mobile dengan alamat m.plurk.com. Halaman ini dapat diakses baik oleh hp maupun desktop/pc. Tampilan halaman ini lebih simple dan tidak sekompleks plurk.com, namun berguna bila ingin mendapatkan akses data yang cepat. NAmun ini tidak mengurangi ke khas-an plurk yang menampilakan thread berdasarkan waktu masuknya. HAnya saja pada tampilan mobile, time line disusun secara vertical, bukan horizontal seperti plurk biasa, dan tidak ada tampilan karma atau profile pic.

JAdi, berminat mengembangkan system plurk yang dikombinasikan dengan blog? Atau memanfaatkan fitur yang sudah ada sbeelum beredar fatwa PLURK HARAM? Hahaha.. Selamat nge plurk! (dance)

Recent Posts

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *